Industri perfilman kita makin mengeliat, tapi seperti yang saya ulas di artikel saya yang lalu, fenomena perfilman sepertinya balik ke era jaman Warkop yang doyan menghumbar aurat dan gaya hidup perkotaan dengan aroma HARAM yang kuat.
Fenomena dunia malah mulai meninggalkan itu, dengan dunia IT yang semakin berkembang, film-film dunia menggunakan teknologi ini dengan baik, bahkan menampilkannya secara visual dengan baik dan pas. Ingat bagaimana cerita tentang Die Hard 4.0, yang hampir membuat saya sangat shock, bagaimana film ini betul-betul menonjolkan begitu pentingnya teknologi dalam kehidupan manusia, dibandingkan film-film yang mengungkapkan tentang drama konyol, berbalut komedi cinta yang norak dan menghumbar aurat, tapi UPS, hal ini tak bisa kita pungkiri masih menjadi LEVEL 1 dari jajaran film di Indonesia. Read the rest of this entry »
Popularity: 13% [?]