Tanggal 18 Mei lalu, saya di nobatkan menjadi juri untuk acara Lomba Blog tingkat SLTP dan SLTA se-Kabupaten Lebak, Banten, setelah cerita unik di dalamnya. Pada tanggal 17 Mei sebelumnya, saya mendapatkan berita bahwa saya akan menggantikan Donny BU untuk menjadi juri ketiga setelah Pak Romi Satria Wahono, dan Pak Bona Simanjuntak, yang berhalangan hadir, pada saat itu saya dalam perjalanan untuk melakukan sesi pemotretan, agak tergopoh-gopoh, karena waktunya tidak akan terkejar jika saya berlama-lama dalam sesi pemotretan, tapi sebelumnya saya menyempatkan diri untuk membeli beberapa keperluan pemotretan di Toko CamZone ITC Fatmawati dan kembali ke rumah, berberes sebentar, dan langsung menuju Brainmatics untuk melanjutkan perjalanan ke Rangkas untuk persiapan menjadi juri esoknya.
Ternyata sampai di Rangkas, kesan pertama yang saya dapat adalah, “sepi”, tetapi nyaman dan kekeluargaan. Sayang malam itu ternyata para juri yang lainnya akan datang pagi harinya, saya pun menginap di salah satu wisma yang ditujukan untuk pelatihan, Wisma Bangkit, sebuah nama penginapan yang unik. Esok harinya, sayapun bergegas untuk bersiap-siap ke lokasi penjurian, tapi sebelumnya saya diantar mengunjungi kantor Telkom Speedy, dan di sambut oleh panitia dan pihak Speedy Lebak dengan hangat.
Peserta yang masuk menjadi finalis, masing-masing 10 orang untuk tingkat SLTP, dan 10 orang untuk tingkat SLTA, dan dalam penjurian inipun, ketiga juri menilai dari segi yang berbeda:
Juri I: Romi Satria Wahono: Content dan Presentasi
Juri II: Bona Simanjuntak: Originalitas dan Presentasi
Juri III: Nofriza Nindiyasari: Design dan Presentasi
Cukup bangga juga, anak-anak tingkat SLTP-pun kini sudah memiliki blog sendiri, mengingat di jaman sayapun internet masih susah di dapatkan karena mahalnya layanan tersebut, tapi sekarang yang terjadi adalah, internet masih menjadi konsumsi yang mahal, bahkan untuk tingkat sekolah, masih melekat diingatan saya, bagaimana koneksi Speedy yang berlangsung diacara hanya diberikan 54 MBPS untuk penjurian dan beberapa peserta dan penonton yang menggunakan internet, sesekali kami harus menunggu koneksi kembali benar untuk presentasi peserta yang akhirnya tersendat dan membutuhkan waktu yang lumayan lama, hanya untuk membuka halaman blognya saja.
Mmmm, tetapi yang unik adalah dalam presentasi mereka, dan originalitas dan kontent mereka dalam blog tersebut, hal itu menjadi incaran paling utama para juri, yang tentunya di dukung dengan design yang menarik, tanpa menggunakan banyak widget yang akan membuat blog mereka semakin tersendat. Tetapi dari seluruh acara, acara penjurian ini lumayan sukses dan juga menjadi pengalaman baru untuk saya, semoga di lain kesempatan saya akan mendapatkan undangan-undangan penjurian untuk lebih memacu kaula muda untuk berprestasi dan memiliki kreatifitas untuk disumbangkan ke negeri ini. Amin.
Berikut Hasil liputan saya di acara lomba blog tersebut:
Popularity: 39% [?]