Aku menatap lelah ke arah rembulan, bertengger di batang pohon besar itu. Aku menunggumu dalam sepinya malam.
Kaupun tiada pernah datang hingga sang mentari menyalami bumi.
Biasanya kau akan mencari bintangmu dalam hamparan ribuan bintang, bintang terang itu datang malam tadi, tapi dirimu tak pernah muncul. Akh… ada apa denganmu, sahabatku… Tak biasa kau mengingkari janjimu seperti kemarin. Read the rest of this entry »
Popularity: 4% [?]