<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Constantio Works &#187; Tutorial</title>
	<atom:link href="http://constantio.web.id/category/tutorial/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://constantio.web.id</link>
	<description>All Work... All Play</description>
	<lastBuildDate>Fri, 09 Sep 2011 07:43:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
		<item>
		<title>Pencarian Banyak Kata dalam MYSQL</title>
		<link>http://constantio.web.id/2010/08/19/pencarian-banyak-kata-dalam-mysql/</link>
		<comments>http://constantio.web.id/2010/08/19/pencarian-banyak-kata-dalam-mysql/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Aug 2010 13:58:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Constantio</dc:creator>
				<category><![CDATA[MySQL]]></category>
		<category><![CDATA[database]]></category>
		<category><![CDATA[keyword]]></category>
		<category><![CDATA[mysql]]></category>
		<category><![CDATA[php]]></category>
		<category><![CDATA[query]]></category>
		<category><![CDATA[search]]></category>
		<category><![CDATA[word]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://constantio.web.id/?p=393</guid>
		<description><![CDATA[Pasti agak membinggungkan jika kita mencari banyak kata dalam database MySQL, tentunya kita tidak akan mengulang terus menerus query yang kita inginkan, berikut tips kecil untuk pencarian tersebut: SELECT * FROM table WHERE column LIKE '%kata1%' OR column LIKE '%kata2%'; Contoh diatas hanya untuk dua kata saja, tentu mudah, lalu bagaimana kalau banyak? pastinya jadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pasti agak membinggungkan jika kita mencari banyak kata dalam database MySQL, tentunya kita tidak akan mengulang terus menerus query yang kita inginkan, berikut tips kecil untuk pencarian tersebut:</p>
<p><code>SELECT * FROM table<br />
WHERE column LIKE '%kata1%'<br />
OR column LIKE '%kata2%';</code></p>
<p>Contoh diatas hanya untuk dua kata saja, tentu mudah, lalu bagaimana kalau banyak? pastinya jadi puaaanjaaaang kan, dan gak lucu kita mendefinisi kata satu persatu, caranya cukup seperti ini:</p>
<p>Asumsikan saja kata yang ingin kita cari menjadi salah satu variable yang kita tetapkan:<br />
Nilai <em>$searchquery</em> bisa dari kalimat yang ingin kita cari katanya.</p>
<p><code>$kata = explode(" ", $searchquery);</code></p>
<p>Sekarang kita tinggal membuat query berulang untuk mendapatkan hasilnya <img src='http://constantio.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><code>$query = "SELECT * FROM table WHERE ";<br />
for($i = 0; $i &lt; count($kata); $i++)<br />
{<br />
$query .= "column LIKE '%{$kata[$i]}%'";<br />
if($i &lt; count($kata) - 1) $query .= " OR ";<br />
}</code></p>
<p>Selamat Mencoba</p>
<img src="http://constantio.web.id/?ak_action=api_record_view&id=393&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://constantio.web.id/2010/08/19/pencarian-banyak-kata-dalam-mysql/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>False Color Effect</title>
		<link>http://constantio.web.id/2010/06/27/false-color-effect/</link>
		<comments>http://constantio.web.id/2010/06/27/false-color-effect/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Jun 2010 17:23:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Constantio</dc:creator>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[Hunting]]></category>
		<category><![CDATA[Photography]]></category>
		<category><![CDATA[Photoshop]]></category>
		<category><![CDATA[Portfolio]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://constantio.web.id/2010/06/27/false-color-effect/</guid>
		<description><![CDATA[Terkadang kita melihat sebuah foto dengan warna yang sangat bagus dan berbeda dengan aslinya, dalam benak kita adalah, bagaimana mereka bisa membuat hal seperti ini?, kita ambil contoh saja, sebuah foto dengan latar belakang berwarna hijau, menjadi biru atau bahkan ungu, ini akan menjadi pertanyaan besar bagi orang awam. Saya bisa menyebutnya sebagai teknik &#8220;FALSE [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" style="margin: 5px" src="http://n2-photography.com/wp-content/uploads/2010/06/model-mandiri-ba-001.jpg" alt="False Color Effect" width="575" height="436" /><br />
Terkadang kita melihat sebuah foto dengan warna yang sangat bagus dan berbeda dengan aslinya, dalam benak kita adalah, bagaimana mereka bisa membuat hal seperti ini?, kita ambil contoh saja, sebuah foto dengan latar belakang berwarna hijau, menjadi biru atau bahkan ungu, ini akan menjadi pertanyaan besar bagi orang awam. Saya bisa menyebutnya sebagai teknik &#8220;FALSE COLOR&#8221; dalam dunia fotografi, dengan menggunakan bantuan Photoshop.</p>
<p>Nah sekarang, saya akan menjelaskan sedikit tentang teknik penggunaan &#8220;False Color&#8221; dengan menggunakan photoshop. Saya juga menyertakan foto sebelum dan sesudah sebagai bahan pertimbangan Anda.<br />
Catatan:<br />
- Foto sebelum adalah foto asli tanpa di olah dari kamera saya: Canon 450D, dengan lensa Canon 55 &#8211; 250mm IS USM<br />
- Lokasi/Tanggal: Museum Bank Mandiri/ 18 April 2009<br />
- Tidak semua foto bisa dengan mudah menggunakan teknik ini, mainkan channel color untuk mendapatkan hasil yang Anda inginkan<br />
- Saya hanya sharing, semoga ilmunya bermanfaat buat teman-teman sekalian, &#8220;<em>Knowledge is for share not for sale ^^. Keep Share n humble <img src='http://constantio.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </em>&#8221;</p>
<p>Adapun langkah-langkah pembuatannya adalah sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Duplikat Foto asli Anda</li>
<li><em>Images -&gt; Adjustment -&gt; Auto Contrast</em>, untuk membenahi kontras foto, lakukan ini sesuai selera</li>
<li><em>Images -&gt; Adjustment -&gt; Auto Color</em>, untuk membenahi warna foto, lakukan ini sesuai selera</li>
<li><em>Images -&gt; Adjustment -&gt; Shadow/highlight</em> untuk membuat bayangan dan cahaya semakin baik, lakukan ini sesuai selera</li>
<li><em>Filter -&gt; Sharpen -&gt; Sharpen</em>, untuk membuat foto semakin tajam, lakukan ini sesuai selera</li>
</ul>
<p><strong>Nah sekarang adalah langkah kunci dari tutorial ini, adalah sebagai berikut:</strong></p>
<ul>
<li><em>Images -&gt; Adjustment -&gt; Channel Mixer</em></li>
<li>Preset: None</li>
<li>Output Channels: Blue</li>
<li>Source Channels:</li>
<li>Red: +25</li>
<li>Green: + 125</li>
<li>Blue: -30</li>
<li>Constant: 0</li>
</ul>
<p>Perlu diingat bahwa tidak semua foto bisa mengikuti aturan ini, nilai pada source channel disini adalah membuat efek biru pada foto dari warna hijau yang aslinya, nah kamu bisa mencoba dengan aturan yang lain.</p>
<p>Hasil sebelum dan sesudah saya tampilkan disini sebagai referensi Anda, dan nantikan beberapa tutorial lainnya <img src='http://constantio.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Salam Hangat,</p>
<p><strong>Nofriza Nindiyasari</strong><br />
<em>Source: N2 Photography Free Tutorial: </em><a href="http://v2.n2-photography.com/2010/06/false-color-effect/"><em>False Color Effect</em></a></p>
<img src="http://constantio.web.id/?ak_action=api_record_view&id=379&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://constantio.web.id/2010/06/27/false-color-effect/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Merubah Foto Gelap Menjadi Lebih Soft dan Terang</title>
		<link>http://constantio.web.id/2009/05/19/merubah-foto-gelap-menjadi-lebih-soft-dan-terang/</link>
		<comments>http://constantio.web.id/2009/05/19/merubah-foto-gelap-menjadi-lebih-soft-dan-terang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 May 2009 10:19:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Constantio</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photoshop]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://constantio.web.id/?p=155</guid>
		<description><![CDATA[Pastinya kecewa melihat hasil foto yang kita miliki gelap, padahal memiliki artistik yang lumayan, nah ada trik-trik yang menarik yang saya coba. Saya akan mengambil salah satu koleksi foto candid saya, pada saat hunting tanggal 9 Mei di daerah Tanah Abang, foto ini sangat gelap, bahkan kalau dikategorikan foto siluet tidak bisa masuk ke dalamnya, tetapi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pastinya kecewa melihat hasil foto yang kita miliki gelap, padahal memiliki artistik yang lumayan, nah ada trik-trik yang menarik yang saya coba. Saya akan mengambil salah satu koleksi foto candid saya, pada saat hunting tanggal 9 Mei di daerah Tanah Abang, foto ini sangat gelap, bahkan kalau dikategorikan foto siluet tidak bisa masuk ke dalamnya, tetapi dibalik itu, olahan yang saya buat pada foto tersebut membawa saya masuk ke kategori Foto Pilihan Editor (FPE) yang pertama kalinya di <a title="Fotografer.Net" href="http://www.fotografer.net/isi/galeri/lihat.php?id=920422" target="_blank">Fotografer.Net</a> pada tanggal 18 Mei 2009 lalu, dimana saya saat itu sedang persiapan menjadi juri lomba blog di Rangkas, Banten.<span id="more-155"></span></p>
<div><img class="ngg-singlepic ngg-center" src="http://constantio.web.id/wp-content/gallery/portfolio/edit-02.jpg" alt="Candid Aneu" /></div>
<p>Nah berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk membuat foto Anda yang gelap bisa di nikmati dan bahkan bernilai seni tinggi <img src='http://constantio.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<div>
<ul>
<li>Buat Layer baru pada photoshop, rename dengan nama yang diinginkan</li>
<li>Pilih menu <em>Image </em>-&gt; <em>Adjustments </em>-&gt; <em>Auto Contrast <span style="font-style: normal;">dan </span>Auto Level</em></li>
<li>Buat layer baru kembali, agar lebih soft, usahakan foto dalam keadaan terang, pilih <em>Image </em>-&gt;<em>Adjustments</em> -&gt; <em>Curves, <span style="font-style: normal;">p</span><span><span style="font-style: normal;">ilih pada presetnya, yaitu</span> <em>Lightner </em></span></em></li>
<li>Buat layer baru kembali, dan kita siap membuat skin tone model lebih soft dengan cara pilih menu <em>Filter </em>-&gt; <em>Distort </em>-&gt; <em>Diffuse Glow</em><br />
Pilihlah Graininess: 0, Glow Amount: 1, Clear Amount: 5</li>
<li>Foto akan lebih soft dan terang, atur kemudian dengan membuat kontrast foto menjadi pas, dengan cara pilih <em>Image </em>-&gt; <em>Adjustments </em>-&gt;<em>Curves</em>, pilih pada presetnya, yaitu <em>Linier Contrast</em></li>
</ul>
</div>
<p>Maka hasil foto <em>Before </em>akan menjadi hasil foto yang ada di tampilan <em>After</em>. Selamat Mencoba</p>
<img src="http://constantio.web.id/?ak_action=api_record_view&id=155&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://constantio.web.id/2009/05/19/merubah-foto-gelap-menjadi-lebih-soft-dan-terang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bermain Efek pada Foto Model</title>
		<link>http://constantio.web.id/2009/05/19/bermain-efek-pada-foto-model/</link>
		<comments>http://constantio.web.id/2009/05/19/bermain-efek-pada-foto-model/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 May 2009 08:20:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Constantio</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photoshop]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://constantio.web.id/?p=150</guid>
		<description><![CDATA[Foto yang dihasilkan dari jepretan beberapa diantaranya sudah sempurna, dan beberapa lainnya membutuhkan sentuhan khusus agar foto itu menjadi lebih bagus, atau kata gaulnya &#8220;ciamik&#8221; agar dapat mengeluarkan sense of art yang diinginkan dari foto tersebut. Dan sebetulnya olahan dari sebuah foto itu bisa dikatakan penting jika memang diperlukan, terlebih untuk iklan prodak ataupun menutupi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Foto yang dihasilkan dari jepretan beberapa diantaranya sudah sempurna, dan beberapa lainnya membutuhkan sentuhan khusus agar foto itu menjadi lebih bagus, atau kata gaulnya &#8220;ciamik&#8221; agar dapat mengeluarkan <em>sense of art</em> yang diinginkan dari foto tersebut. Dan sebetulnya olahan dari sebuah foto itu bisa dikatakan penting jika memang diperlukan, terlebih untuk iklan prodak ataupun menutupi atau melebihkan sesuatu dari objek tersebut.</p>
<p>Kali ini saya akan coba paparkan bagaimana caranya membuat foto yang dihasilkan dari salah satu karya jepretan saya dengan beberapa efek tertentu yang digabungkan menjadi satu untuk membuat tonal, <em>lighting </em>dan komposisi foto tersebut pas.<span id="more-150"></span></p>
<div><img class="ngg-singlepic ngg-bottom" src="http://constantio.web.id/wp-content/gallery/portfolio/edit-01.jpg" alt="Foto Edit dengan Photoshop" /></div>
<div>Bisa Anda lihat perbedaan antara foto <em>Before </em>dan <em>After </em>yang saya tampilkan di atas, caranya untuk menghasilkan foto After seperti yang diinginkan memerlukan beberapa tahapan.</div>
<div>
<ul>
<li>Buat Layer baru pada photoshop, rename dengan nama yang diinginkan</li>
<li>Crop foto dengan keinginan dan komposisi yang pas.</li>
<li>Pilih menu <em>Image </em>-&gt; <em>Adjustments </em>-&gt; <em>Auto Contrast</em></li>
<li>Buat layer baru kembali, agar lebih soft, usahakan foto dalam keadaan terang, pilih <em>Image </em>-&gt; <em>Adjustments</em> -&gt; <em>Curves, p<span style="font-style: normal; ">ilih pada presetnya, yaitu <em>Lightner </em></span></em></li>
<li>Buat layer baru kembali, dan kita siap membuat skin tone model lebih soft dengan cara pilih menu <em>Filter </em>-&gt; <em>Distort </em>-&gt; <em>Diffuse Glow</em><br />
Pilihlah Graininess: 0, Glow Amount: 1, Clear Amount: 10</li>
<li>Foto akan lebih soft dan terang, atur kemudian dengan membuat kontrast foto menjadi pas, dengan cara pilih <em>Image </em>-&gt; <em>Adjustments </em>-&gt;<em>Curves</em>, pilih pada presetnya, yaitu <em>Linier Contrast</em></li>
</ul>
</div>
<p>Maka hasil foto <em>Before </em>akan menjadi hasil foto yang ada di tampilan <em>After</em>. Selamat Mencoba</p>
<img src="http://constantio.web.id/?ak_action=api_record_view&id=150&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://constantio.web.id/2009/05/19/bermain-efek-pada-foto-model/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tutorial PHP (GD-Image Kelas Advance)</title>
		<link>http://constantio.web.id/2008/08/17/tutorial-php-gd-image-kelas-advance/</link>
		<comments>http://constantio.web.id/2008/08/17/tutorial-php-gd-image-kelas-advance/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2008 07:57:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Constantio</dc:creator>
				<category><![CDATA[PHP]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://constantio.web.id/?p=90</guid>
		<description><![CDATA[Setelah sekian lama, akhirnya ada waktu untuk membuat artikel tutorial tentang PHP kembali, dan ini merupakan lanjutan dari artikel saya sebelumnya, ini lebih advance dibandingkan yang lalu, karena sistem upload gambar, bukan lagi single upload tetapi multiple upload yang bisa Anda tentukan sendiri berapa banyak gambar yang akan Anda upload. Artikel ini telah ditayangkan perdana ditempat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah sekian lama, akhirnya ada waktu untuk membuat artikel tutorial tentang PHP kembali, dan ini merupakan lanjutan dari <a href="http://www.constantio.web.id/2008/03/10/membuat-sistem-thumbnail-dengan-gd-image/">artikel saya sebelumnya</a>, ini lebih advance dibandingkan yang lalu, karena sistem upload gambar, bukan lagi single upload tetapi multiple upload yang bisa Anda tentukan sendiri berapa banyak gambar yang akan Anda upload.</p>
<p>Artikel ini telah ditayangkan perdana ditempat biasa, yaitu <a href="http://ilmukomputer.org/2008/08/01/membuat-thumbnail-image-dengan-gd-image-advance/">ILMU KOMPUTER</a>, tampat yang paling membuat saya terpacu untuk kembali membuat tutorial, walaupun tutorial saya masih relatif sedikit.</p>
<p>Tapi saya akan menjelaskan sedikit kepada Anda jika Anda sudah mendownload file pendukung dari tutorial ini, yaitu:<span id="more-90"></span><br />
<code><br />
&lt;form action="action.php" method="post" enctype="multipart/form-data"&gt;<br />
&lt; ? for ($i; $i&lt;10; $i++){ ?&gt;<br />
&lt;input name=”photo[]” size=”30? type=”file” /&gt;&lt;br /&gt;<br />
&lt; ? } ?&gt;<br />
&lt;input name=”submit” type=”submit” value=”Upload” /&gt;<br />
&lt;/form&gt;</code><br />
Dari kode diatas, disana kita menentukan array dari variable sembarang, saya menggunakan (i) sebagai contoh, dan array tersebut kita tentukan sama 10, dalam artian bahwa kita akan mengupload seluruh gambar, dan jangan lupa untuk mengupload file <strong>HARUS</strong> menyertakan<code>enctype="multipart/form-data"</code> pada menu form agar file yang Anda upload benar-benar terupload.</p>
<p>Pada menu <em>action.php</em> saya akan menjelaskan kinerja sistemnya lebih lanjut<br />
<code><br />
$PhotoFileName = $_FILES['photo']['name']; // dapatkan informasi nama file<br />
$jumlah=count($PhotoFileName); // jumlahkan berapa banyak file yang dimasukkan<br />
$i=0;<br />
while ($i&lt; =$jumlah){<br />
// membaca file<br />
$TmpFileName = $_FILES['photo']['tmp_name']; // menempatkan file upload ditmp server sementara<br />
// membuat file bisa dibuka dan dibaca<br />
$TempFile = fopen($TmpFileName[$i], "r");<br />
$BinaryPhoto = fread($TempFile, fileSize($TmpFileName[$i]));<br />
$ErrorReporting = error_reporting(E_ALL &amp; ~(E_WARNING)); // lupakan warning yang akan muncul<br />
$SrcImage = imagecreatefromstring($BinaryPhoto); // untuk membuat image<br />
error_reporting($ErrorReporting); // sistem pelaporan jika ada sistem yang error<br />
if (!$SrcImage){<br />
die ("Maaf sistem tidak bisa membaca $PhotoFileName[$i]. Pilihlah file gambar lainnya.");<br />
}<br />
// mendapatkan informasi tinggi dan lebar gambar<br />
$nWidth = imagesx($SrcImage);<br />
$nHeight = imagesy($SrcImage);<br />
// membuat rasio gambar thumbnail secara otomatis dengan lebar 100px atau tinggi 100pixel dilihat dari gambar asli bagian mana yang ukurannya lebih besar<br />
$ratio = max($nWidth, $nHeight) / 100;<br />
$ratio = max($ratio, 2.0);<br />
// tentukan tujuan gambar tersebut dari lebar dan tinggi yang telah ditemukan<br />
$destWidth = (int)($nWidth / $ratio);<br />
$destHeight = (int)($nHeight / $ratio);<br />
// tentukan dimana file tersebut akan diupload<br />
$dir = "images/";<br />
$uploadfile = $dir . $PhotoFileName[$i];<br />
// membuat Thumbnail File<br />
$DestImage = imagecreatetruecolor($destWidth, $destHeight);<br />
$DestTrueImage = imagecreatetruecolor($nWidth, $nHeight);<br />
@imagecopyresampled($DestTrueImage, $SrcImage,0, 0, 0, 0, $nWidth, $nHeight, $nWidth, $nHeight); // resize the image<br />
@imagecopyresampled($DestImage, $SrcImage,0, 0, 0, 0, $destWidth, $destHeight, $nWidth, $nHeight); // resize the image</code></p>
<p><code>$BinaryThumbnail = "thumb_".$PhotoFileName[$i]."";<br />
$ThumbDir = $dir.$BinaryThumbnail;<br />
ob_start(); // Memulai capturing file asli<br />
// jika ingin membuat file JPG<br />
@imagejpeg($DestImage,$dir.$BinaryThumbnail,"80");<br />
$BinaryThumbnail = ob_get_contents(); // the raw jpeg image data.<br />
ob_end_clean(); // Dump the stdout so it does not screw other output.*/</code></p>
<p><code> </code></p>
<p><code>if (!$uploadfile) {<br />
die ("Maaf, kami tidak bisa mengupload file : $sPhotoFileName");<br />
} else if (!move_uploaded_file($TmpFileName[$i], $uploadfile)) {<br />
die ("File asli Tidak Terupload");<br />
} else {<br />
echo "Terupload, &lt;a href=\"upload.php\"&gt;Kembali ke Upload File&lt;/a&gt;";<br />
$i++;<br />
}<br />
}<br />
</code></p>
<p>Code <code>$_FILES</code> merupakan bentuk laporan ke server bahwa akan ada file yang dikirimkan. Anda bisa melihat hasil kodingan tersebut yang sudah saya sediakan dokumentasinya di dalam scriptnya langsung. Tapi yang paling penting adalah, sistem membaca berapa banyaknya file yang diupload dengan aturan ini:</p>
<p><code><br />
$PhotoFileName = $_FILES['photo']['name']; // dapatkan informasi nama file<br />
$jumlah=count($PhotoFileName); // jumlahkan berapa banyak file yang dimasukkan<br />
$i=0;<br />
while ($i&lt; =$jumlah){<br />
..............<br />
$i++;<br />
}<br />
?&gt;</code></p>
<p>Selamat mencoba, jika Anda memiliki kesulitan, seperti biasa Anda bisa langsung menghubungi saya lewat email.<br />
File Pendukung:<br />
1. <a href="http://portfolio.constantio.web.id/wp-content/uploads/2008/08/nofriza-php-05.pdf">Tutorial</a><br />
2. <a href="http://portfolio.constantio.web.id/wp-content/uploads/2008/08/gd_image_advance.rar">Script</a></p>
<img src="http://constantio.web.id/?ak_action=api_record_view&id=90&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://constantio.web.id/2008/08/17/tutorial-php-gd-image-kelas-advance/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Sistem Thumbnail Dengan GD-Image</title>
		<link>http://constantio.web.id/2008/03/10/membuat-sistem-thumbnail-dengan-gd-image/</link>
		<comments>http://constantio.web.id/2008/03/10/membuat-sistem-thumbnail-dengan-gd-image/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2008 10:30:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Constantio</dc:creator>
				<category><![CDATA[PHP]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://constantio.web.id/?p=96</guid>
		<description><![CDATA[Tentu Anda pernah melihat sebuah website yang bisa menyediakan dua gambar bahkan lebih dengan ukuran berbeda dan kualitas gambar yang baik, hal ini karena mereka menggunakan fungsi yang digunakan oleh php yaitu GD-Image, contoh yang paling banyak digunakan adalah CMS Coppermine, atau CMS image gallery lainnya. Hal ini berguna digunakan untuk website yang memang memerlukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tentu Anda pernah melihat sebuah website yang bisa menyediakan dua gambar bahkan lebih dengan ukuran berbeda dan kualitas gambar yang baik, hal ini karena mereka menggunakan fungsi yang digunakan oleh php yaitu GD-Image, contoh yang paling banyak digunakan adalah CMS Coppermine, atau CMS image gallery lainnya.</p>
<p>Hal ini berguna digunakan untuk website yang memang memerlukan image yang tidak terlalu besar (thumbnail) untuk disitus mereka, dan pengunjungnya bisa mendownload file aslinya ke halaman yang disediakan, awalnya saya kebinggungan untuk membuat thumbnail ini mengingat saya dulu lebih banyak menggunakan Coppermine untuk membuat 3 file image ketika saya mengupload file gambar yang saya inginkan, yaitu:<span id="more-96"></span></p>
<ul>
<li><em>Thumnail authoriz</em>e width 100 px atau height 100 px</li>
<li><em>Normal Image authorize </em>width 400 px atau height 400 px</li>
<li><em>True Image</em> adalah gambar aslinya</li>
</ul>
<p>Nah ternyata CMS gratisan ini menggunakan sistem GD-Image, oleh sebab itu saya mencobanya sendiri, yang sebelumnya CMS ini pernah saya bongkar habis sampai sesuai dengan kemauan saya.</p>
<p>CONTOH KASUS yang saya berikan disini adalah yang saya gunakan di <a title="The Best Movie Review" href="http://www.thebestmoviereview.com" target="_blank">www.thebestmoviereview.com</a> tetapi dengan format yang lebih sederhana, jika Anda menginginkan untuk mendapatkan koding yang lebih komplex dan parah bisa menghubungi saya melalui email <a href="mailto:nofriza@gmail.com">nofriza@gmail.com</a></p>
<p>Tutorial ini juga saya lampirkan di <a href="http://ilmukomputer.org/2008/02/29/membuat-sistem-thumbnail-dengan-gd-image/" target="_blank">Ilmu Komputer</a><br />
File Pendukung:<br />
<a title="nofriza-php-04.zip" href="http://portfolio.constantio.web.id/wp-content/uploads/2008/03/nofriza-php-04.zip">nofriza-php-04.zip</a><br />
<a title="nofriza-php-04.pdf" href="http://portfolio.constantio.web.id/wp-content/uploads/2008/03/nofriza-php-04.pdf">nofriza-php-04.pdf</a></p>
<img src="http://constantio.web.id/?ak_action=api_record_view&id=96&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://constantio.web.id/2008/03/10/membuat-sistem-thumbnail-dengan-gd-image/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Merubah Foto menjadi kartun dengan Photoshop CS3 (Sederhana)</title>
		<link>http://constantio.web.id/2007/10/26/merubah-foto-menjadi-kartun-dengan-photoshop-cs3-sederhana/</link>
		<comments>http://constantio.web.id/2007/10/26/merubah-foto-menjadi-kartun-dengan-photoshop-cs3-sederhana/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Oct 2007 10:49:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Constantio</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photoshop]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://constantio.web.id/?p=276</guid>
		<description><![CDATA[Saya akan menjelaskan bagaimana caranya merubah foto menjadi kartun dengan Photoshop CS3 dengan cara yang sederhana, contohnya jika kita mempunyai foto seperti dilihat disamping. Nah untuk membuanya menjadi kartun kita lakukan langkah-langkah sederhana berikut ini, untuk tingkat lanjut akan saya jelaskan di artikel mendatang. Langkah-langkahnya antara lain : Pilih menu Filter &#62; Artistic &#62; Poster [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[
<div class="ngg-galleryoverview" id="ngg-gallery-24-276">

	<!-- Slideshow link -->
	<div class="slideshowlink">
		<a class="slideshowlink" href="http://constantio.web.id/2007/10/26/merubah-foto-menjadi-kartun-dengan-photoshop-cs3-sederhana/?show=slide">
			[Show as slideshow]		</a>
	</div>

	<!-- Piclense link -->
	<div class="piclenselink">
		<a class="piclenselink" href="javascript:PicLensLite.start({feedUrl:'http://constantio.web.id/wp-content/plugins/nextgen-gallery/xml/media-rss.php?gid=24&amp;mode=gallery'});">
			[View with PicLens]		</a>
	</div>
	
	<!-- Thumbnails -->
		
	<div id="ngg-image-179" class="ngg-gallery-thumbnail-box"  >
		<div class="ngg-gallery-thumbnail" >
			<a href="http://constantio.web.id/wp-content/gallery/yogo/yogo.jpg" title=" " class="shutterset_set_24" >
								<img title="yogo" alt="yogo" src="http://constantio.web.id/wp-content/gallery/yogo/thumbs/thumbs_yogo.jpg" width="100" height="75" />
							</a>
		</div>
	</div>
	
		
 		
	<div id="ngg-image-180" class="ngg-gallery-thumbnail-box"  >
		<div class="ngg-gallery-thumbnail" >
			<a href="http://constantio.web.id/wp-content/gallery/yogo/yogo_after.jpg" title=" " class="shutterset_set_24" >
								<img title="yogo_after" alt="yogo_after" src="http://constantio.web.id/wp-content/gallery/yogo/thumbs/thumbs_yogo_after.jpg" width="100" height="75" />
							</a>
		</div>
	</div>
	
		
 	 	
	<!-- Pagination -->
 	<div class='ngg-clear'></div>
 	
</div>


<p>Saya akan menjelaskan bagaimana caranya merubah foto menjadi kartun dengan Photoshop CS3 dengan cara yang sederhana, contohnya jika kita mempunyai foto seperti dilihat disamping. Nah untuk membuanya menjadi kartun kita lakukan langkah-langkah sederhana berikut ini, untuk tingkat lanjut akan saya jelaskan di artikel mendatang. Langkah-langkahnya antara lain :</p>
<ol>
<li>Pilih menu <strong>Filter &gt; Artistic &gt; Poster Edges</strong><br />
Setting nilai :<br />
<em> Edge Thickness</em> : 2<br />
<em> Edge Intensity</em> : 4<br />
<em> Edge Posterization</em> : 4<br />
Akan nampak gambar mulai menjadi kartun.</li>
<li>Lanjutkan dengan memilih menu <strong>Filter &gt; Artistic &gt; Cutout</strong><br />
Setting nilai :<br />
<em> Number of Levels</em> : 4<br />
<em> Edge Simplicity</em> : 2<br />
<em> Edge Fidelity</em> : 2<br />
Nah foto sudah berubah menjadi kartun</li>
<li>Untuk membuatnya menjadi lebih rapi gunakan sistem Brightness/Contrast di menu <strong>Image &gt; Adjustments &gt; </strong> Brightness/Contrast</li>
</ol>
<img src="http://constantio.web.id/?ak_action=api_record_view&id=276&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://constantio.web.id/2007/10/26/merubah-foto-menjadi-kartun-dengan-photoshop-cs3-sederhana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kumpulan design untuk Header Random Puisi-Mania.Info</title>
		<link>http://constantio.web.id/2007/02/15/kumpulan-design-untuk-header-random-puisi-mania-info/</link>
		<comments>http://constantio.web.id/2007/02/15/kumpulan-design-untuk-header-random-puisi-mania-info/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Feb 2007 07:50:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Constantio</dc:creator>
				<category><![CDATA[Design Graphic]]></category>
		<category><![CDATA[PHP]]></category>
		<category><![CDATA[Portfolio]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://constantio.web.id/?p=304</guid>
		<description><![CDATA[Ini merupakan kumpulan koleksi design header untuk Puisi-Mania.Info yang dibuat random setiap halamannya dengan menggunakan kodingan php seperti di bawah ini. &#60;img src=&#8221;templates/images/&#8221;&#60;? echo $roll= rand(1,17); ?&#62;.jpg&#8221;&#62; Fungsinya adalah jika Anda, untuk merandom gambar setiap kali halaman itu dibuka dengan otomatis, sehingga pengunjung website Komunitas Pecinta Puisi Indonesia tidak merasa bosan dalam melihat website tersebut, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini merupakan kumpulan koleksi design header untuk Puisi-Mania.Info yang dibuat random setiap halamannya dengan menggunakan kodingan php seperti di bawah ini.</p>
<p>&lt;img src=&#8221;templates/images/&#8221;&lt;? echo $roll= rand(1,17); ?&gt;.jpg&#8221;&gt;<br />

<div class="ngg-galleryoverview" id="ngg-gallery-26-304">

	<!-- Slideshow link -->
	<div class="slideshowlink">
		<a class="slideshowlink" href="http://constantio.web.id/2007/02/15/kumpulan-design-untuk-header-random-puisi-mania-info/?show=slide">
			[Show as slideshow]		</a>
	</div>

	<!-- Piclense link -->
	<div class="piclenselink">
		<a class="piclenselink" href="javascript:PicLensLite.start({feedUrl:'http://constantio.web.id/wp-content/plugins/nextgen-gallery/xml/media-rss.php?gid=26&amp;mode=gallery'});">
			[View with PicLens]		</a>
	</div>
	
	<!-- Thumbnails -->
		
	<div id="ngg-image-181" class="ngg-gallery-thumbnail-box"  >
		<div class="ngg-gallery-thumbnail" >
			<a href="http://constantio.web.id/wp-content/gallery/puisi-mania/01_puisi01.jpg" title=" " class="shutterset_set_26" >
								<img title="01_puisi01" alt="01_puisi01" src="http://constantio.web.id/wp-content/gallery/puisi-mania/thumbs/thumbs_01_puisi01.jpg" width="100" height="75" />
							</a>
		</div>
	</div>
	
		
 		
	<div id="ngg-image-182" class="ngg-gallery-thumbnail-box"  >
		<div class="ngg-gallery-thumbnail" >
			<a href="http://constantio.web.id/wp-content/gallery/puisi-mania/01_puisi02.jpg" title=" " class="shutterset_set_26" >
								<img title="01_puisi02" alt="01_puisi02" src="http://constantio.web.id/wp-content/gallery/puisi-mania/thumbs/thumbs_01_puisi02.jpg" width="100" height="75" />
							</a>
		</div>
	</div>
	
		
 		
	<div id="ngg-image-183" class="ngg-gallery-thumbnail-box"  >
		<div class="ngg-gallery-thumbnail" >
			<a href="http://constantio.web.id/wp-content/gallery/puisi-mania/01_puisi03.jpg" title=" " class="shutterset_set_26" >
								<img title="01_puisi03" alt="01_puisi03" src="http://constantio.web.id/wp-content/gallery/puisi-mania/thumbs/thumbs_01_puisi03.jpg" width="100" height="75" />
							</a>
		</div>
	</div>
	
		
 		
	<div id="ngg-image-184" class="ngg-gallery-thumbnail-box"  >
		<div class="ngg-gallery-thumbnail" >
			<a href="http://constantio.web.id/wp-content/gallery/puisi-mania/01_puisi04.jpg" title=" " class="shutterset_set_26" >
								<img title="01_puisi04" alt="01_puisi04" src="http://constantio.web.id/wp-content/gallery/puisi-mania/thumbs/thumbs_01_puisi04.jpg" width="100" height="75" />
							</a>
		</div>
	</div>
	
		
 		
	<div id="ngg-image-185" class="ngg-gallery-thumbnail-box"  >
		<div class="ngg-gallery-thumbnail" >
			<a href="http://constantio.web.id/wp-content/gallery/puisi-mania/01_puisi05.jpg" title=" " class="shutterset_set_26" >
								<img title="01_puisi05" alt="01_puisi05" src="http://constantio.web.id/wp-content/gallery/puisi-mania/thumbs/thumbs_01_puisi05.jpg" width="100" height="75" />
							</a>
		</div>
	</div>
	
		
 		
	<div id="ngg-image-186" class="ngg-gallery-thumbnail-box"  >
		<div class="ngg-gallery-thumbnail" >
			<a href="http://constantio.web.id/wp-content/gallery/puisi-mania/01_puisi06.jpg" title=" " class="shutterset_set_26" >
								<img title="01_puisi06" alt="01_puisi06" src="http://constantio.web.id/wp-content/gallery/puisi-mania/thumbs/thumbs_01_puisi06.jpg" width="100" height="75" />
							</a>
		</div>
	</div>
	
		
 		
	<div id="ngg-image-187" class="ngg-gallery-thumbnail-box"  >
		<div class="ngg-gallery-thumbnail" >
			<a href="http://constantio.web.id/wp-content/gallery/puisi-mania/01_puisi07.jpg" title=" " class="shutterset_set_26" >
								<img title="01_puisi07" alt="01_puisi07" src="http://constantio.web.id/wp-content/gallery/puisi-mania/thumbs/thumbs_01_puisi07.jpg" width="100" height="75" />
							</a>
		</div>
	</div>
	
		
 		
	<div id="ngg-image-188" class="ngg-gallery-thumbnail-box"  >
		<div class="ngg-gallery-thumbnail" >
			<a href="http://constantio.web.id/wp-content/gallery/puisi-mania/01_puisi08.jpg" title=" " class="shutterset_set_26" >
								<img title="01_puisi08" alt="01_puisi08" src="http://constantio.web.id/wp-content/gallery/puisi-mania/thumbs/thumbs_01_puisi08.jpg" width="100" height="75" />
							</a>
		</div>
	</div>
	
		
 		
	<div id="ngg-image-189" class="ngg-gallery-thumbnail-box"  >
		<div class="ngg-gallery-thumbnail" >
			<a href="http://constantio.web.id/wp-content/gallery/puisi-mania/01_puisi09.jpg" title=" " class="shutterset_set_26" >
								<img title="01_puisi09" alt="01_puisi09" src="http://constantio.web.id/wp-content/gallery/puisi-mania/thumbs/thumbs_01_puisi09.jpg" width="100" height="75" />
							</a>
		</div>
	</div>
	
		
 		
	<div id="ngg-image-190" class="ngg-gallery-thumbnail-box"  >
		<div class="ngg-gallery-thumbnail" >
			<a href="http://constantio.web.id/wp-content/gallery/puisi-mania/01_puisi10.jpg" title=" " class="shutterset_set_26" >
								<img title="01_puisi10" alt="01_puisi10" src="http://constantio.web.id/wp-content/gallery/puisi-mania/thumbs/thumbs_01_puisi10.jpg" width="100" height="75" />
							</a>
		</div>
	</div>
	
		
 		
	<div id="ngg-image-191" class="ngg-gallery-thumbnail-box"  >
		<div class="ngg-gallery-thumbnail" >
			<a href="http://constantio.web.id/wp-content/gallery/puisi-mania/01_puisi11.jpg" title=" " class="shutterset_set_26" >
								<img title="01_puisi11" alt="01_puisi11" src="http://constantio.web.id/wp-content/gallery/puisi-mania/thumbs/thumbs_01_puisi11.jpg" width="100" height="75" />
							</a>
		</div>
	</div>
	
		
 		
	<div id="ngg-image-192" class="ngg-gallery-thumbnail-box"  >
		<div class="ngg-gallery-thumbnail" >
			<a href="http://constantio.web.id/wp-content/gallery/puisi-mania/01_puisi12.jpg" title=" " class="shutterset_set_26" >
								<img title="01_puisi12" alt="01_puisi12" src="http://constantio.web.id/wp-content/gallery/puisi-mania/thumbs/thumbs_01_puisi12.jpg" width="100" height="75" />
							</a>
		</div>
	</div>
	
		
 		
	<div id="ngg-image-193" class="ngg-gallery-thumbnail-box"  >
		<div class="ngg-gallery-thumbnail" >
			<a href="http://constantio.web.id/wp-content/gallery/puisi-mania/01_puisi13.jpg" title=" " class="shutterset_set_26" >
								<img title="01_puisi13" alt="01_puisi13" src="http://constantio.web.id/wp-content/gallery/puisi-mania/thumbs/thumbs_01_puisi13.jpg" width="100" height="75" />
							</a>
		</div>
	</div>
	
		
 		
	<div id="ngg-image-194" class="ngg-gallery-thumbnail-box"  >
		<div class="ngg-gallery-thumbnail" >
			<a href="http://constantio.web.id/wp-content/gallery/puisi-mania/01_puisi14.jpg" title=" " class="shutterset_set_26" >
								<img title="01_puisi14" alt="01_puisi14" src="http://constantio.web.id/wp-content/gallery/puisi-mania/thumbs/thumbs_01_puisi14.jpg" width="100" height="75" />
							</a>
		</div>
	</div>
	
		
 		
	<div id="ngg-image-195" class="ngg-gallery-thumbnail-box"  >
		<div class="ngg-gallery-thumbnail" >
			<a href="http://constantio.web.id/wp-content/gallery/puisi-mania/01_puisi15.jpg" title=" " class="shutterset_set_26" >
								<img title="01_puisi15" alt="01_puisi15" src="http://constantio.web.id/wp-content/gallery/puisi-mania/thumbs/thumbs_01_puisi15.jpg" width="100" height="75" />
							</a>
		</div>
	</div>
	
		
 		
	<div id="ngg-image-196" class="ngg-gallery-thumbnail-box"  >
		<div class="ngg-gallery-thumbnail" >
			<a href="http://constantio.web.id/wp-content/gallery/puisi-mania/01_puisi16.jpg" title=" " class="shutterset_set_26" >
								<img title="01_puisi16" alt="01_puisi16" src="http://constantio.web.id/wp-content/gallery/puisi-mania/thumbs/thumbs_01_puisi16.jpg" width="100" height="75" />
							</a>
		</div>
	</div>
	
		
 		
	<div id="ngg-image-197" class="ngg-gallery-thumbnail-box"  >
		<div class="ngg-gallery-thumbnail" >
			<a href="http://constantio.web.id/wp-content/gallery/puisi-mania/01_puisi17.jpg" title=" " class="shutterset_set_26" >
								<img title="01_puisi17" alt="01_puisi17" src="http://constantio.web.id/wp-content/gallery/puisi-mania/thumbs/thumbs_01_puisi17.jpg" width="100" height="75" />
							</a>
		</div>
	</div>
	
		
 	 	
	<!-- Pagination -->
 	<div class='ngg-clear'></div>
 	
</div>

</p>
<p>Fungsinya adalah jika Anda, untuk merandom gambar setiap kali halaman itu dibuka dengan otomatis, sehingga pengunjung website Komunitas Pecinta Puisi Indonesia tidak merasa bosan dalam melihat website tersebut, disini saya sengaja membuat nama imagenya berurutan.</p>
<img src="http://constantio.web.id/?ak_action=api_record_view&id=304&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://constantio.web.id/2007/02/15/kumpulan-design-untuk-header-random-puisi-mania-info/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

